"Membaca adalah Jendela Dunia, dan Buku adalah Sarananya"

Jumat, 17 Desember 2010

KEPENGURUSAN

Mungkin kalau kantor Al Irfan seperti ini asyik ya.....!!!!


Ketua Yayasan : KH. Ahmad Hisyam Syafa’at, S.Sos.I, MH
Ketua Umum : Drs. KH. Muhammad Hasyim Syafa’at
Ka. Bid Pend. Pengj : Dr. KH. Abdul Kholiq Syafa’at, MA.
Kepala Sekolah/Madrasah :
1. Madrasah Diniyyah : KH. Ali Asyiqin
2. STAIDA : Dr. KH. Abdul Kholiq Syafa’at, MA
3. SMKD : KH. Jabir Muda, S.Ag.M.Pd
4. SMADA : Ahmad Muzaqqi S.Ag
5. MA.A : Drs. Abdul Kholiq
6. SMPBPD : Suryono S.Pd
7. MTS.A : Muhammad Masrofi S.Pd.I
8. SD Darussalam : Ahmad Sholihin S.Pd.I
9. TK Darussalam : Khoirul Ummah, S.Pd.I
10. PAUD : Siti Mudrikah, S.Pd.I
Penasehat : Moh. Yasin, S.Pd.I
Ketua : Juwari, S.Pd.I
Bag. Tehnis : M.Thoha
Bag. Pelayanan : Agus Khoirussholih

Leia mais...

PERATURAN

Biasakan hidup taat pada peraturan

Tata tertib dan jam kerja Perpustakaan
Perpustakaan Al Irfan di buka setiap hari pada pukul 07.00-12.00 WIB kecuali Jumat dengan jadwal kunjung sebagai berikut:
Putra : Sabtu, Ahad, Senin
Putri : Selasa, Rabu, Kamis
a. Tata tertib
1) Pengunjung wajib berpakaian rapi
2) Pengunjung wajib menjaga barang inventaris
3) Pengunjung wajib menjaga ketenangan dan ketertiban
4) Pengunjung wajib mengembalikan buku tepat pada waktunya
5) Pengunjung dilarang membawa masuk tas atau jaket
6) Pengunjung dilarang merokok
7) Pengunjung dilarang mengotori barang inventaris
8) Pengunjung dilarang merubah baik buku ataupun inventaris lainya
b. Ketentuan-ketentuan
Apabila terbukti tidak mengidahkan tata tertib diatas maka minimal akan di peringatkan dan maksimal dicabut haknya sebagai anggota Perpustakaan.


Leia mais...

Jumat, 10 Desember 2010

YOK MEMBACA

PINGIN KAYA ILMU? PINGIN TAU?
YA MEMBACA KUNCINYA,
JIKA KITA INGIN KAYA ILMU YA BANYAK MEMBACA ALTERNATIFNYA, PUN JUGA SEBALIKNYA, ORANG YANG KAGAK ATAU JARANG BACA DIALAH YANG TERKATEGORI MISKIN ILMU.
YANG TERPENTING BAGI GURU-GURU JUGA NI..., MEMBACA TU YANG MENENTUKAN PERKEMBANGAN ANAK DIDIKNYA LO...
GURU YANG IDELA ADALAH GURU YANG RAJIN BACA BUKU DAN MENULIS, PENGALAMAN MENGATAKAN BARANF SIAPA RAJIN MEMBACA, MAKA IA AKAN KAYA AKAN ILMU, JUGA SEBALIKNYA YANG MISKIN ILMU BERARTI....?
EMANG BUDAYA MEMBACA BAGI KALANGAN KITA BELUM BEGITU MEMBUDAYA PADHAL ITU SANGAT MEMBANTU MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP.
OLEH SEBAB ITU AYOK BUDAYAKAN MEMBACA BERAWAL DARI KITA MERAMBAH KETEMEN KITA,
BERAWAL DARI GURU MENULAR KE MURID
MAY ALLAH GIVE HIS BLASING TO US TO MAKE US READING MAN
DAN GOOD LUCK FOREVER.....





BY : AMZA ----zauharjoe@yahoo.co.id

Leia mais...

Kamis, 18 November 2010

KONTAK

Telepon merupakan salah satu alat komunikasi yang paling baik


Jika ada yang perlu ditanyakan, Silahkan Hubungi kami pada alamat di bawah ini:

Email: perpustakaanalirfan@yahoo.co.id
No Telpon: 082141049190
Alamat: PP. Darussalam Blokagung Banyuwangi

Leia mais...

INFORMASI

Internet sebagai sumber informasi

Bagi seluruh santri, siswa, dewan guru, atau siapa saja yang ingin menyumbangkan (wakaf) buku, majalah, makalah, atau sember bacaan lainnya, dengan senang hati kami atas nama pengurus Al Irfan siap menerimanya demi untuk menambah wawasan anggota perpustakaan Al Irfan pada umumnya, dan seluruh santri pondok pesantren Darussalam pada khususnya.

Leia mais...

GALERI

Perpustakaan Al Irfan nampak dari depan

Perpustakaan Al Irfan nampak dari samping kiri

untuk selebihnya, silahkan kunjungi facebook perpustakaan Al Irfan di facebook.com/perpustakaanalirfan





Leia mais...

TENTANG KAMI

Perpustakaan merupakan pusat pengetahuan

Sejarah berdirinya Perpustakaan Al Irfan ini sangat panjang, namun secara singkat, bahwa perpustakaan Al Irfan ini didirikan pada tahun 1973 atas ide para pengurus dan telah mendapat ridlo dan restu dari Pengasuh Al Mukarrom KH. Muhtar Syafa’at Abdul Ghofur, dan akhirnya dengan keadaan serba minim ini akhirnya pengurus memberanikan untuk meloby para santri senior untuk memberikan infaqnya berupa buku atau dana seikhlasnya, dan akhirnya terbentuklah sebuah organisasi kecil pada waktu itu, hingga sa’at ini perpustakaan Al Irfan telah mendapat respon positif dari dewan masyayih untuk terus dikembangkan bahkan bukan hanya buku melainkan semua kebutuhan santri yang bersifat educatif yang dapat menunjang belajar santri.Perpustakaan Al Irfan adalah Perpustakaan Yayasan Darussalam yang didalamnya terdapat berbagai jenis buku, baik agama, social, ketrampilan, kesenian, maupun buku pelajaran sekolah mulai tingkat dasar, menengah, ataupun sekolah tinggi, dll.Dengan kebutuhan selalu meningkat dan tuntunan selalu menekan. Dengan didukung fasilitas apa adanya ternyata Perpustakaan selalu menjadi rujukan utama dalam penunjang keberhasilan pembelajaran di Yayasan Darussalam.
Perpustakaan Al Irfan yang mempunyai 2 gedung yang bersampingan, ruang baca dan ruang transaksi (peminjaman dan pengembalian), 3 rak buku berukuran panjang 4 m dan tinggi 2,5 m, ini masih terlihat minim katalognya serta fasilitas seadanya.

















Leia mais...

HOME

Alangah indahnya jika Al Irfan seperti ini...hehe

Perpustakaan Al Irfan merupakan perpustakaan yang ada di bawah naungan yayasan pondok pesantren Darussalam Blokagung. Al Irfan kini diketuai oleh bapak Ahmad Zauhari. Perpustakaan yang berada di depan ndalem (baca: kediaman/rumah) pengasuh PP. Darussalam putri utara, Ibu Nyai Handariyatul Masruroh ini memiliki jadwal sebagai berikut:

Sabtu-senin : Putra

Selasa-kamis : Putri

Untuk lebih memudahkan para anggota dalam mengetahui perkembangan Al Irfan, kami atas nama pengurus Al Irfan mendirikan blog ini. Walaupun hanya sebuah blog yang sangat sederhana, kami berharap dengan berdirinya ini bisa menjadi sember informasi bagi seluruh anggota tentang Al Irfan.

Leia mais...

Jumat, 12 November 2010

SAHABAT BUKU



Bismilaahirrohmaanirrohiim.

Perpustakaan adalah gudangnya berbagai buku, sebagai salah satu fasilitas penunjang pembelajaran, ikut andil besar dalam menyumbangkan berbagai pemikiran serta memberikan kesempatan menambah peluang berwawasan luas, karena didalamnya berisikan berbagai referensi pengetahuan yang kita butuhankan untuk memahami dunia disekitar kita.

Jika kita ingin memahami dunia, maka banyaklah membaca berbagai buku, namun jika kita ingin menguasai dunia maka menulislah. Jika membaca menyebabkan orang tau maka menulis adalah memberi tau dan menyebabkan orang mempengaruhi orang lain melalui ide-idenya.

Maka dari itulah jika kita belum mampu memberi pengaruh dan menyumbangkan ide melalui karya tulis, maka pahamilah dunia terlebih dahulu melalui banyaknya membaca buku untuk mencari wawasan dan referensi untuk bisa menguasai dunia. Untuk bisa memahami dunia pun tidak cukup hanya membaca satu, dua atau tiga buku, namun kita perlu banyak referensi buku dan bersahabat dengannya. Jika kita belum mempunyai banyak referensi buku, maka tak ada kata lain selain mendekati perpustakaan yang banyak menyediakan berbagai disiplin ilmu, dan jalinlah persahabatan dengan banyak buku dan bersenang-senanglah dengan sahabat bukumu.

Namun dari hal itu, untuk menjalin persahabatan tak semudah yang kita bayangkan, semua perlu permulaan, pembiasaan dan pertahanan.

Bukankah anda pernah melihat bagaimana orang membangun rumah? Pertama-tama mereka membangun pondasi yang sangat kuat, lalu menyusun batu serta merekatkan mereka dengan semen. Kemudian setelah itu mereka membuat atap, pintu, jendela-jendela, pagar serta hiasan pernak-pernik rumah hingga membentuk rumah yang sempurna. Demikian juga halnya dengan persahabatan, persahabatan tidak ubahnya sama seperti bangunan rumah. Dia tidak terjadi secara kebetulan secara tiba-tiba atau bimsalabim abrah kadabrah, walaupun toh kadang juga terjadi secara tiba-tiba. Namun persahabatlan perlu diihtiarkan (diusahakan). Oleh karena itu persahabatan adalah sesuatu yang perlu dibangun, maka dia memerlukan lahan. Lahannya adalah kecintaan dan menyatu dengannya. Demikian juga bila kita bersahabat dengan buku, kita perlu memulai untuk dekat dengan buku. Jadikanlah sahabat buku sebagai kebutuhan primermu, bacalah dia dan pahami dia, maka kitapun akan ketagihan untuk dekat dengan buku, membaca, dan memahaminya.

Sebagaimana air adalah kebutuah primer setiap mahluk, tak seorangpun yang tidak membutuhkan air, begitu juga halnya sahabat adalah kebutuhan primer dalam hidup ini, karena dengan sahabat kita mampu tumbuh semangat, pengganti kerabat disaat kerabat tak dekat, dan yang mampu menumbuhkan nilai-nilai dan mendidik ahlak.

Jika sahabat buku merupakan kebutuhan primer dalam kehidupan kita, maka kita harus memberiakan perhatian yang besar dalam memilih sahabat buku. Tidaklah bijak jika kita memilih untuk hidup sendiri dan tidak mempunyai sahabat. Karena sahabat merupakan sarana untuk meraih sukses. Pun tak ada salahya jika kehiduppan kita bersahabat dengan buku, karena bukulah sahabat yang paling setia dalam setiap saat dan setiap waktu, sahabat curhat yang tak pernah berkhianat, dia membimbing, mengarahkan setulus hati, berkata jujur apa adanya.

Alloh pun pertama kali menurunkan Al Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW. adalah surat Al-Alaq, perintahnya pertama kali adalah iqro’ “bacalah”. Jika ditinjau dari ayat itu, betapa urgentnya membaca itu. Bagaimanapun juga membaca memang penunjang sebuah pengembangan wawasan serta cakrawala berpikir manusia. Maka dari itulah aktifitas membaca tak luput dari yang namanya buku. So banyaklah bersahabat dengan buku, karena buku kau hina dia tak pernah membalas dengan hinaan, kau caci dia tak pernah membalas dengan cacian, justru ketika kita jadikan sahabat curhat dia akan memberi banyak manfaat.

Guru, dosen, siswa santri dan semua elemen, jika mereka ingin wawasan mereka luas, maka membacalah solusinya, bersahabatlah dengan buku dan selamat bersenang-senang dengan sahabat bukumu.






Leia mais...

Sabtu, 16 Oktober 2010

Al irfan Berbenah

Inilah gambar rancangan perpustakaan al irfan masa depan

Bismillahirrahmanirrahim……
Perpusatakaan al irfan sebagai pusat informasi keilmuan di ponok pesantren darussalam kini sedang berbenah diri. Mulai dari struktur kepengurusan, sistem pengoperasional, sistem peminjaman, dan lain sebagainya. Al irfan kini di pimpin oleh bapak a. ma’shum jauhari, sebagai ganti dari bapak zainul hadi yang kini telah kembali ke tanah kelahirannya, lampung sumatera.
Bapak Johari, demikian beliau kerap di pangggil, memiliki obsesi untuk menjadikan perpustakaan benar-benar menjadi wahana keilmuan yang di senangi oleh para santri. Karena, lanjut beliau, berawal senang dulu, (mereka para santri) akan mengunjungi perpustakaan. Dengan begitu, “walaupun mereka tidak membaca buku, paling tidak mereka ikut meramaikan perpustakaan, yang lama kelamaan mereka akan membaca buku juga”, harap beliau.
Salah satu program beliau untuk menarik minat baca santri, yaitu dengan cara menerbitkan buletin yang kini ada di tangan pembaca ini. Buletin ini merupakan kerja sama antara pihak perpustakaan al irfan, siswi kelas 2 bahasa 2 SMA Darussalam, dan juga para aktifis al irfan. Sengaja kami memilihkan nama LIBRARI karena itu merupakan satu kata dalam bahasa inggris yang berarti perpustakaan. LIBRARI sendiri merupakan singkatan dari “Literatur Berfikir Santri”. Dengan nama ini, di harapakan bulletin ini benar-benar bisa menjadi sumber informasi santri, baik yang terkait dengan perkembangan perpustakaan, atau karya tulis teman-teman.
Kami atas nama kru beletin berharap, bulletin ini juga bisa menjadi tempat latihan untuk mengembangkan kekreatifitasan para santri dalam dunia tulis-menulis. Hadirnya bulletin ini bukan dengan tujuan ingin menandingi buletin-buletin yang telah ada, namun kami berharap, dengan adanya buletin ini bisa menjadi sumber informasi para santri tentang al irfan. Mulai dari perubahan/penambahan peraturan, buku-buku terbaru dan juga segala sesuatu yang terkait dengan al irfan.
Intinya, bulletin mini ini akan berisi tentang kabar perpustakan, adapun artikel, opini, sastra, humor ataupun yang lain, itu terserah nanti, melihat kiriman tulisan dari teman-teman. Harap kami, Buletin Librari ini bisa menjadi bulletin yang berbeda dengan yang lain. Sekian dan selamat membaca.
*Penulis Adalah Pembantu Umum Buletin Librari

Leia mais...

Rabu, 13 Oktober 2010

Sekilas Tentang Al Irfan


Seiring dengan perkembangan tehnologi dan informasi, maka pada tahun 1973 didirikanlah Perpustakaan Al-Irfan di podok pesantren Darussalam Blokagung, ini merupakan perwujudan dan gagasan KH. Muhtar Syafa'at Abdul Gofur pendiri dan pengasuh pertama Pondok Pesantren Darussalam Blokagung.

Dengan sarana dan anggaran yang terbatas, Perpustakaan Al-Irfan telah mencoba memberikan pelayanan yang berarti bagi pengembangan keilmuan.

Perlunya Keberadaan perpustakaan di pondok pesantren, termasuk salah satu usaha meningkatkan keahlian sumberdaya manusia yang terampil sebagai penyedia informasi dan sekaligus peningkatan pengetahuan serta wawasan pengguna yang membutuhkan informasi.

Sampai saat ini perpustakaan Al-Irfan sudah mengoleksi berbagai macam buku dengan jumlah koleksi mencapai 1386 buku yang terbagi dalam 765 kategori

Adapun aturan yang terdapat pada Sistem Informasi Perpustakaan (SIP) ini adalah:

1. Pelayanan peminjaman hanya di berikan kepada anggota yang dapat menunjukkan kartu anggota milik sendiri.
2. Peminjaman buku maksimal 2 buku untuk setiap transaksi dan harus datang sendiri ke perpustakaan (tidak boleh diwakilkan).
3. Buku yang dipinjam dapat diperpanjang maksimal 2 kali perpanjangan, dengan catatan buku tidak sedang dipesan oleh anggota lain, bebas tanggungan, dan menunjukkan buku yg akan diperpanjang kepada petugas/librarian dengan datang sendiri ke perpustakaan.
4. Lama peminjaman maksimal 8 hari, bila terjadi keterlambatan pengembalian, maka diwajibkan membayar denda Rp 300/buku/hari.
5. Bagi kehilangan buku segera melaporkan diri ke librarian/petugas, karena untuk menghindari kasus denda yang semakin besar
6. Denda untuk buku yang hilang adalah denda untuk lama keterlambatan ditambah harga buku.
7. Bagi anggota perpustakaan yang diketahui memiliki kartu lebih dari satu dengan kesengajaan, maka dikenai sanksi tidak boleh miminjam buku selama 1 tahun.
8. Jadwal transaksi peminjaman dan pengembalian adalah; sabtu,minggu, dan senin adalah putra, selasa, rabu,dan kamis adalah putri.
9. peraturan ini berlaku bagi semua anggota perpustakaan Al-Irfan

Hal-hal yang belum termaktub akan diatur kemudian. Pada SIP ini semua anggota yang masih aktif juga dapat melakukan upload artikel, jurnal, tugas akhir/skripsi yang bisa menjadi referensi bagi perpustakaan untuk koleksi terbaru ataupun bagi mahasiswa lainnya sebagai referensi.

Leia mais...

Minggu, 10 Oktober 2010

MEMBACA ITU LUAS



Setiap kegiatan pasti mempuanyai dampak, baik positif maupun negative. Dengan kata lain pasti mempunyai resiko, kalau resiko yang di dapat baik, berarti itu di namakan hasil, tapi jikalau buruk, maka itu namanya “akibat”. Begitu juga dengan membaca. Membaca merupakan suatu kegiatan pentransferan informasi dari “sesuatu yang kita baca”. Sengaja penulis tidak menulis “buku” karena subjek dari memang kegiatan membca tidak harus buku, melainkan juga bisa alam, keadaan, dan yang lainnya.
Dengan pengertian ini, berarti membaca bisa di kerjakan di mana saja. Entah itu di perpustakaan, di alam (gunung, sawah, hutan, dan lain-lain), dan setiap segala sesuatu yang kita temui. Sebagai contoh, kita bisa mengunjungi perpustakaan setiap hari, kita bisa membaca keadaan alam yang berada di sekitar kita. Intinya membaca itu memiliki pengertian yang sangat luas.
Membaca itu memang merupakan perintah langsung dari Allah SWT kepada nabi Muhammad SAW, apalagi ini merupakan ayat al qur’an yang turun pertama kali.
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan” (Al ‘Alaq : 1)
Mengapa kita di perintah untuk membaca? Karena, menurut penulis, manusia di lahirkan dengan keadaan tidak mengetahui apa-apa. Oleh karena itu, dia (manusia) sendiri yang harus memintarkan dirinya sendiri. Makanya kita harus rajin-rajin memberi asupan makanan kepada otak kita, yang berupa ilmu dan pengetahuan. Karena kalau perut yang lapar, makananlah yang bisa membuatnya kenyang. Begitu juga kalau yang lapar itu hati dan otak kita, berarti kita harus memberikan ilmu kepadanya (otak/hati). Ini karena perut itu jasmani, sedangkan hati dan otak itutermasuk faktor rohani.
Selain itu membaca, memiliki banyak hasil (sesuai dengan pengertian di awal tulisan ini), salah satunya ialah membaca dapat menambah kosakata kita, yang nantinya dapat kita gunakan dalam berbicara dan menulis.
Seseoarang yang walaupun ia tidak sekolah di suatu lembaga khusus (baca:lembaga pendidikan), namun karena kerajinannya membaca, hasilnya, dalam setiap ucapannya tidaklah kalah dengan mereka yang mempunyai titel sarjana. Karena manusia itu akan kelihatan sebagai seseorang yang berpendidikan -walaupun sebenarnya tidak- jika dalam setiap ucapannya ia selalu bergaya seperti mereka ( oarang yang berpendidikan).
Walhasil, membaca itu luas. Semuanya bisa kita jadikan sebagai bahan (objek) bacaan, termasuk buku.

*Sebuah cacatan kecil tentang membaca dari seorang anggota perpustakaan Al Irfan Darussalam Bloakgung yang sedang belajar menulis.
Bisa di hubungi di www.facebook.com/mnurulhd

Leia mais...

  ©Al Irfan - Todos os direitos reservados.

Template by Dicas Blogger | Topo